situs bandar agen judi bola casino online terpercaya indonesia

bandar agen judi,bandar bola,bandar judi,bandar casino,judi online,judi

Frank Lampard Diminta Mainkan Sepak Bola Pragmatis

Analis Premier League, Stan Collymore, meminta Frank Lampard untuk menerapkan sepak bola yang lebih pragmatis. Dia harus mencari hasil bagus untuk membuat skuadnya mendapat rasa percaya diri.

judi casino – Lampard baru saja menjalani debut sebagai manajer Chelsea, untuk laga resmi. Namun, hasilnya tidak bagus. The Blues kalah dengan skor 4-0 atas Manchester United di Old Trafford (11/8/2019). bandar judi

Kekalahan ini tentu saja menjadi pukulan telak bagi Lampard, sang manajer muda. Tetapi, bukan berarti semua yang dilakukan oleh Lampard di laga itu buruk.

Lampard dinilai hanya perlu lebih cerdas dalam menerapkan pendekatan permainan. Tidak harus selalu menekan, tetapi juga harus berani pragmatis. Seperti saran dari Stan Collymore di bawah ini.

1 dari 2
Chelsea Bermain Terlalu Terbuka
Seperti diketahui, Chelsea tidak bisa membeli pemain baru pada bursa transfer musim panas 2019 ini. The Blues juga kehilangan Eden Hazard yang pindah ke Real Madrid. Situasi yang tidak mudah bagi klub.

Menurut Stan Collymore, dengan skuad yang ada, Lampard harus lebih cerdas.

“Kami ingin tim mengambil resiko, dan bermain positif karena sepak bola adalah bagian dari industri hiburan. Tetapi, aturan sepak bola mengharuskan Anda wajib hati-hati dengan separuh wilayah Anda,” buka Stan Collymore.

“Itu tidak terlihat pada laga hari Minggu,” imbuhnya.

Collymore menilai Lampard terus meminta anak asuhnya bermain terbuka saat berjumpa United. Apa yang diinginkan Lampard pun berjalan apik pada menit-menit awal. The Blues tampil dominan dan mendapat peluang.

“Tetapi, ketika United unggul, mereka kehilangan rasa percaya diri,” kata Collymore.

2 dari 2
Harus Bermain Pragmatis
Dengan skuad yang mayoritas dihuni oleh pemain muda, Collymore menilai tidak ada salahnya bagi Frank Lampard untuk memainkan sepak bola yang lebih pragmatis. Terlebih, ketika mereka bermain di kandang lawan.

“Bermain pragmatis diperlukan terutama ketika Anda bermain di laga tandang melawan tim yang punya potensi menyakiti Anda, dan kami hanya bicara tujuh atau delapan tim yang bisa melakukan itu pada Chelsea.”

“Lampard harus melindungi rasa percaya diri para pemainnya dengan cara bermain lebih pragmatis,” kata Collymore.

Setelah kalah telak dari Manchester United, Chelsea akan kembali menjalani laga sulit. The Blues akan berjumpa Liverpool pada laga Piala Super Eropa hari Kamis (15/8/2019) dini hari WIB. poker indonesia

Copyright © Luckycash999|powered by situs bandar agen judi bola casino online terpercaya indonesia © Frontier Theme